Bromo dibuka, Erupsi Mereda

Wednesday, March 16, 2016

Bromo, surga yang baru sembuh.

https://m.tempo.co/read/news/2016/03/02/204749919/wisata-kaldera-bromo-kembali-dibuka-pengunjung-masih-sepi

--------

Berawal dari baca artikel diatas, entah kenapa aku semangat banget buat ngunjungin gunung dengan beberapa surga didalamnya ini, ea. lebay banget. Kenapa gue semangat banget buat ke Bromo hari itu juga? Alasan pertama, Bromo baru di buka untuk umum pasca erupsi dan ada info dari artikel tempo diatas kalau bromo masih sepi pengunjung, ya.. kali aja Bromo sepi... kan enak tuh serasa gunung milik sendiri. 

Berangkat dari Surabaya, pukul 23.00 WIB (03/12) naik motor berdua sama temen. Kita mutusin ke bromo via Pasuruan - Pasrepan - Tosari - Wonokitri - Bromo, kenapa milih jalur itu? ya karena biar deket aja dari Surabaya dan  pastinya biar bisa nikmatin sunrise Bromo dari penanjakan 1, coba deh search Bromo via Tosari, jadi nggak ngelewatin Probolinggo. 

Cuma 2,5 jam dari Surabaya kita udah sampai di pos Tiket Masuk Bromo,  karena weekend  kita berdua dan satu motor kena Tarif Rp.70.000. Mahal? Ya endak lah.  Sudah layaknyalah kita bayar lebih untuk sebuah Surga milik kita sendiri. Dengan keramahan para petugas petugas TNBTS yang gaya khas ala suku tengger dengan sepatu boots dan sarung yang selalu diselempang dipundak kita serasa dibawa membaur melebur menjadi bagian dari mereka. Keramahan ini yang sering menjadi alasan orang untuk balik lagi dan balik lagi ke Bromo. Buat yang lupa bawa kupluk gunung, sarung tangan,atau syal buat penghangat tubuh, orang orang sekitar masih tetap banyak yang berjualan disekitar situ, enggak berubah sama sekali  meskipun udah berkali kali kesini. Nggak ngerti deh sama bromo selain  membiarkan keindahanya ini dinikmatin semua orang banyak, bromo juga memberikan dampak yang besar banget pada ekonomi warga lokal sekitar. Mulai dari Makanan minuman hangat, Pakaian penghangat sampai sewa Jeep buat yang pengen nikmatin bromo dari atas mobil jeep. 

Sekitar jam 03:00 WIB (03/13)  kita sampai nih di Penajakan 1, Eh kampret... gila diluar ekspektasi. Rame Banget padahal baru aja dibuka beberapa hari. Yasudah.. mungkin impian Bromo jadi private mountain cuma hanya di angan - angan aje nih ye.... emang kira gununge bapakmuu!!.  Sembari nunggu sunrise, mampir dululah ke warung warung dekat penanjakan, warung warung disini  buka 24 jam bos tapi jangan berharap ada indomart poin, CK atau sevel.... emang kira gununge bapakmuu!!.. Dengan secangkir kopi panas yang terasa hangat dan beberapa batang rokok kemudian sekilas aku tanya pada diri aku sendiri, kok masih ada orang yang mengeluh sama hidup?  hidup gimanapun ya nikmatin.


HIS BACK. BROMO!!!


Langit Malam Bromo, Oh ya Tips nih kalau masih bulan Maret kemungkinan langit cerah minim banget, soalnya masih sering ujan atau mendung langitnya, jadi lebih baik cek ramalan Cinta Cuaca dulu sebelum berangkat, biar nggak nyesel nanti. Semoga beruntung coy!!


Ini om om dari thailand, minta tolong buat aku fotoin pake hapenya.

Bromo dibuka, Erupsi Mereda.


Warga Suku tengger, yang khas dengan sarungnya.

Dengan kearifan lokal yang benar benar membuat kita ingin terus kembali ke Bromo lain hari.

Dan yang trakhir, saya yakin kelak saya akan datang lagi ke Bromo dengan cerita berbeda didalamnya.
Selamat  sembuh ya.. brom... jangan sakit sakit lagi.!!
emang kira gununge bapakmuu!


---------
Azhar Baizan
Penikmat Senja, Surabaya.

You Might Also Like

0 komentar